Leny131093’s Blog

-Awan Commulus, yaitu awan yang bergumpal dan bentuk dasarnya horizontal
-Awan Stratus, yaitu awan tipis yang tersebar luas dan menutupi langit secara merata
-Awan Cirrus, yaitu awan yang berdiri sendiri, halus dan berserat, sering terdapat kristal es tetapi tak menimbulkan hujan
AWAN DAN KLASIFIKASINYA
Bentuknya yang mirip kapas dan unik beraneka ragam merupakan pemandangan indah di angkasa saat langit cerah. Tapi bagi para pilot, awan bisa menimbulkan ancaman bagi penerbangan bila tidak hati-hati dalam mengidentifikasinya. Menurut definisi, awan adalah kumpulan uap air di langit yang berasal dari penguapan bisa dari laut, danau, ataupun sungai. Kumpulan uap air ini pula yang dapat menyebabkan hujan. Sementara awan yang letaknya sangat tinggi, menyebabkan uap air menjadi beku dan jatuh ke bumi sebagai salju. Secara internasional, awan diklasifikasikan berdasarkan penemuan ahli meterologi Inggris, Luke Howard pada tahun 1803, yaitu kelompok awan :
-Stratus
-Cumulus
-Cirrus
Disamping tiga itu, Howard juga menambahkan awan Nimbus, yang sering disebut awan hujan. Kelompok awan Nimbus termasuk didalamnya awan Nimbusstratus dan Comulonimbus. Awan dapat pula digolongkan pada letaknya, yaitu :
-Awan rendah, yang terletak dari permukaan laut sampai ketinggian dua kilometer (7,000 kaki). Kabut termasuk dalam kelompok ini.
-Awan medium, terletak diantara 2 km sampai 6 km (20,000 kaki).
-Awan tinggi, terletak diatas 6 km lebih. Karena pada ketinggian itu suhu mencapai -24 derajat Celsius, partikel uap air dalam awan menjadi beku dan ini adalah awan yang dapat menyebabkan hujan es/salju.
Awan-awan itu memiliki berbagai macam bentuk khas dan sifatnya sendiri-sendiri. Dalam golongan awan rendah ada yang bernama Comulonimbus yang diberi kode Internasional penerbangan Cb. Sifatnya adalah berada di ketinggian rendah, gumpalan sangat besar, dan umumnya berwarna gelap. Cb sangat berbahaya karena mengandung arus listrik dan disertai golakan udara yang dahsyat. Para pilot sangat menghindari karena fatal akibatnya bila pesawat terbang masuk ke dalam awan Cb. Selain itu dalam golongan awan rendah ada yang bernama Cumulus (Cu), Stratus (St), dan Stratocumulus (Sc). Cu umumnya terlihat sebagai tumpukan kapuk di angkasa. Jumlahnya tidak tetap, kadang tebal, tapi lebih sering kecil dan tipis. Sedang St letaknya lebih tinggi dari Cu warnanya agak kecoklatan dan cenderung tipis. Sc yang paling tinggi berbentuk ombak dan kadang dalam bentuk kecil-kecil. Ada tiga jenis yang termasuk awan medium yaitu Nimbostratus (Ns), Altostratus (As), dan Altocumulus (Ac). Ns adalah awan tebal dengan warna gelap dan seringkali mengandung air hujan atau salju. Diatasnya adalah awan As yang berbentuk tidak stabil, kadang tebal gelap, kadang tipis cerah. Sementara Ac berwarna kecoklatan dan cenderung tipis karena kecendrungan awan, makin tinggi maka makin tipis.Tiga jenis awan tinggi, yaitu Cirrostratus(Cs), Cirrocumulus (Cc), dan awan paling tinggi dari semua awan yaitu awan Cirrus (Cs). Berbentuk tipis, putih, dan mengandung partikel es. Partikel inilah yang menyebabkan efek optik bila terkena sinar matahari.
Bentuk-bentuk Awan
Bentuk awan bermacam macam tergantung dari keadaan cuaca dan ketinggiannya. Tapi bentuk utamanya ada tiga jenis yaitu, yang berlapis-lapis dalam bahasa latin disebut stratus, yang bentuknya berserat-serat disebut cirrus, dan yang bergumpal-gumpal disebut cumulus (ejaan Indonesia: stratus, sirus, dan kumulus). Di daerah rendah (kurang dari 3.000 m) yang terendah, awan stratus menutupi puncak gunung yang tidak terlalu tinggi. Di daerah rendah tengah, awan berbentuk strato-kumulus, dan yang dekat ketinggian 3.000 m awan berbentuk kumulus. Awan besar dan tebal di daerah rendah disebut kumulo-nimbus berpotensi menjadi hujan, menyebabkan terjadinya guruh dan petir.
Awan pada ketinggian menengah dapat terbentuk di atas gunung yang tingginya lebih dari 3.000 m, membentuk payung di atas puncaknya. Misalnya di atas Gunung Ciremai (3.078 m), di puncak-puncak pegununganJaya Wijaya di Irian yang tingginya antara 4.000-5.000 m, bahkan selalu diliputi salju. Demikian juga Gunung Fuji (3.776 m) puncaknya selalu diliputi salju putih cemerlang sangat indah. Pada ketinggian menengah ini dapat terbentuk awan alto-stratus yang berderet-deret, alto kumulus, dan alto-sirus.
Bagaimana dengan awan di daerah tinggi (di atas 6.000 m)? Di sana terbentuk awan siro-stratus yang tampak sebagai teja di sekitar matahari atau bulan. Juga terbentuk awan siro-kumulus yang bentuknya berkeping keping terhampar luas. Juga dapat terbentuk awan sirus yang tipis bertebar seperti asap.

Dani Pedrosa – Biography
MotoGP rider Dani Pedrosa
Number: 26
Nationality :Spanish
Birth place: Sabadell
Birthday: 29.09.1985.
Team: Repsol Honda Team Dani Pedrosa in action
Residence: Castellar Del Valles
Height: 158
Weight: 47
Championship points(2009): 41

Dani Pedrosa-125ccm biography

As many other famous Motorcycle racers, Dani Pedrosa enjoyed in bikes from early age. Pedrosa got his first morcycle at age of four, and first pocket bike at age of six, riding it for fun with his friends. Daniel (his real name) started racing on minibikes at age of 11, when he entered Spanish Minibike Championship. Dani Pedrosa finished his first season in Spanish minibikes in second position, scoring his first podium finish in his second race of the season. That was the turn-point in his career, when he decided to take racing for serious, and entered same championship in next year, hawing high hopes. However, health problems stopped Pedrosa to win championship in 1997, and he had to settle with 3rd position in championship.

However, motorcycle racing is very expensive sport, and despite his great talent, Dani Pedrosa was on the edge to leave motorcycle racing and move to mountain bikes. At the last moment, he heard about Movistar Activa Cup and decided to give it a try. In a week, Dani learned to ride bikes with gearbox and passed the trials. In his first year, Dani Pedrosa finished in respectable 8th place. Alberto Puig, his current mentor, immediatelly spotted his immense talent and picked him for team. Pedrosa took part of the Spanish Chanmpionship as part of Movistar Junior Team, and finished season in 4th place. Despite finishing behind both of his team-mates in 2000, Pedrosa managed to take 4 pole positions and again he got attention of team-manager, Alberto Puig, who decided that Pedrosa is real man for 125ccm World Championship.
Year 2001 was entry point to world class motorcycle racing for 16 year old Spaniard. In his first year in 125ccm World Championship, Pedrosa twice finished on podium, both times in 3rd place (Spain and Japan). In same year, Dani Pedrosa did not scored in 5 races, and he ended debut season in 8th place with 100 points.
Year 2002 was time for Dani Pedrosa to show more of his potential. In his second 125ccm world championship season, Pedrosa finished championship in third place, fighting for the title with Vincent and Pogiali. In this season, Pedrosa scored 243 points, 30 points less from championship winner, Arnaud Vincent. 2002. was also the year when Pedrosa scored his first victories (Nederlands, Japan and Spain), and finished on podium 9 times. He also took 6 pole positions in 2002. Year 2003 was third and last season for Dani Pedrosa in 125ccm World Championship. In this season, Pedrosa finally won title with 223 points, and did it in style, with two races remaining in championship. As we have seen only one week later, those two weeks were reserve that he needed, as he had terrific crash during practice in Australia, where he broke both his ankles and ended his season. In this year Pedrosa had 5 victories and 6 podium finishes.

hi semua na!!!!!!!!!!!!
q abis ri malang lho!!!
di sana suhunya dingin ………. bgt!!!!!!!
di perjalanan banyak di temuin orang jualan buah!!!!!!!!!!

apalagi kelengkeng,oia apel jga lho………

di pinggir jalan jg banyak jln kreta apinya…………..

Ternyata prambanan itu unik bgt..
batu-batunya tersusun rapi n tinggi bgt.
sayangnya terkena gempa tahun 2003 kemarin. jadinya banyak batu yang jatuh or banyak bangunan yang hancur..
sedihhhhhhhhhhhhhhhh bgt nich!!!!!!!!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories

Archives